Anak Susah Makan? Jangan Langsung Cekoki Vitamin Anak - artistaks

artistaks

Hai para pengunjung blog semua disini kami akan memberikan informasi dan juga tips yang menarik dan juga wajib anda ketahui adapun mengenai trik tentang Gatget, Kesehatan, Otomotif dan juga banyak tips yang tidak kalah menarik lainnya

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Your Ad Spot
IBX5B17839C2445A

Jumat, 27 Juli 2018

Anak Susah Makan? Jangan Langsung Cekoki Vitamin Anak


Banyak orang tua yang memilih untuk memberikan tambahan vitamin anak pada anak yang susah makan. Hal itu mungkin saja tepat, tapi lihat dulu penyebab susah makan tersebut.

Susah makan memang akan berpengaruh pada berkurangnya nutrisi yang dibutuhkan tubuh anak Anda. Salah satunya tentu vitamin anak, dan mineral. Juga banyak zat berguna lainnya yang dibutuhkan tubuh, namun belum bisa tercukupi. Pertanyaannya, anak dengan keadaan susah makan yang seperti apa yang tidak perlu diberikan tambahan vitamin anak?

Anak Susah Makan? Jangan Langsung Cekoki Vitamin Anak

Ternyata, apabila anak Anda susah makan karena ada semacam penyakit di sekitaran rongga mulut, seperti radang tenggorokan, amandel, sariawan hingga panas dalam. Tentunya, bukan masalah tambahan vitamin yang dibutuhkan, tapi diobati terlebih dulu.

Masalah kedua, karena anak sering minum-minuman bersoda, juga makan makanan instant. Ini juga sebaiknya diselesaikan dengan memberi pengertian dan mengganti makanannya juga minumannya dengan yang lebih sehat.

Nah, susah makan seperti apa yang membutuhkan tambahan vitamin anakAda beberapa kondisi di mana anak Anda perlu tambahan vitamin anak, misalnya makannya memang tidak teratur. Kedua, anak Anda pemilih, jadi bila makanan yang tidak ia sukai, akan dihindari. Ketiga, anak Anda memiliki masalah dengan pencernaan dan sebagainya yang membuat jadi lebih susah makan.

Keempat, anak Anda memiliki pola makan vegetarian atau hanya memakan tumbuhan saja, sehingga kekurangan vitamin dan mineral dari daging. Kelima, anak Anda memang malas makan. Tentu saja, sebelum memutuskan untuk memberikan suplemen vitamin anak, sebaiknya Anda bisa merayu anak Anda agar mau makan. Sebab, kondisi seperti itu apabila dibiarkan berlarut-larut bisa berbahaya. Apalagi, kalau anak Anda berada di usia 4 – 6 tahun, di mana usia tersebut adalah usia emas perkembangan tubuh. Termasuk di antaranya perkembangan otak. Jadi, jangan menyerah dulu dengan langsung menggantikan makanan tersebut dengan vitamin.

Sebelum memilih vitamin anak yang pas, Anda sebaiknya juga berdiskusi dan berkonsultasi dengan dokter anak, atau pakarnya agar lebih aman. Selain itu, bila anak Anda masih berusia di bawah 4 tahun, usahakan hindari pemberian suplemen makanan atau vitamin anak ini. Jangan sampai vitamin dengan dosis atau takaran orang dewasa, justru menjadi suplemen vitamin anak Anda. Satu lagi, hindari vitamin yang terlalu banyak mengandung gula. Karena, siapa tahu gula yang dibutuhkan anak Anda sudah cukup, justru vitamin saja yang kurang. Terlalu banyak gula yang masuk ke tubuh, tentu juga tidak berpengaruh baik bagi anak Anda, bukan?

Perhatikan juga bahwa suplemen atau tambahan vitamin anak ini harus disesuaikan dengan usianya. Juga sesuaikan dengan kebutuhannya. Vitamin dan mineral yang terlalu tinggi justru berbahaya bagi kesehatan anak.

Ditambah lagi, hindari suplemen vitamin anak yang rasanya terlalu enak, atau malahan seperti permen. Karena, bagi yang gemar makan permen justru akan memakannya lagi, seperti camilan. Tentunya hal ini bisa berbahaya bagi anak, karena vitamin dan mineral yang masuk ke tubuhnya terlalu tinggi. Jadi, awasi betul anak Anda, apabila Anda memilih jenis vitamin anak yang ini.

Selanjutnya, usahakan anak Anda tetap tidak susah makan dan tidak pilih-pilih makanan. Kecuali makanan instan yang tidak banyak mengandung vitamin dan mineral. Ingat, susah makan apabila dibiarkan bisa berbahaya bagi si anak di masa depannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Your Ad Spot